Oleh-oleh

hutan pinus semeru wajak malang

HAY!
Nggak pakai lama deh, aku mau cerita tentang mudik asyik dua hari yang lalu
Sengaja aku kasih oleh-oleh resepnya aja biar semua kebagian oleh-oleh hehee :p

Setibanya di TKP tepatnya di desa Codo, Wajak
Aku sama Ibuk yang lagi on fire buat bikin kue langsung bergas mbilangin semua saudara buat bikin kue
Temen-temen tau lemet?
Lemet itu jajanan pasar yang terbuat dari singkong, termasuk salah satu jajanan favorit aku lhooo, nggak penting ya?
To the point, lemme tell you how to make it ;)

Pertama, baca doa dulu biar lancar. Bismillah.. amiin.
Lalu, siapkan bahannya:
1. Singkong dari kebun emak
2. Nangka. selera sih, tujuannya biar makin enak aja. Ambil buahnya, dan sisihkan.
3. Agar-agar biar makin segar dan gula biar manis
4. Garam
5. Tepung kanji, biar kenyal
6. Daun pisang, buat bungkus
7. Tusuk gigi, buat nusuk daun pisang. Tapi sayang, pas pembuatan kemarin ini nggak ada tusuk gigi. Alhasil, daun pisang kami lipat, bentuknya jadi kayak semacem nagasari.
8. Kelapa muda, yang terus dicampur sama singkongnya
                                         
Eh maaf ya teman-teman, harusnya bahannya urut ya mulai dari yang terpenting dulu?
Maklum ya, namanya juga baru pertama ini. Jadi yaa, yaudahlah ya yang penting ngeshare :p
Jangan lupa, siapkan alat yang mendukung: mangkok plastik, parutan, kompor, piring, pisau, sendok, baskom, dan yang terpenting, kamera!

Next, Markijah! Mari kita menjamah, semuanya.
1. Kupas singkong dengan telaten dan hati-hati.
2. Bersihkan singkong yang telah dikupas, bersihkan pakai air mancur yang sehat.
3. Bersihkan pula daun pisang dengan menggunakan lap, bersihkan hingga debu dan ketombe hilang.
4. Parut singkong dan kelapa secara bersamaan. Digiling pun juga tak apa.
5. Satukan semua bahan pada baskom. Aduk hingga merata pakai tangan, nggak usah manja :p

6. Kalau warna adonan sudah mengikuti warna agar-agar. Coba dijilat, dirasakan, kurang manis apa kurang gimana gitu. Pokoknya tambahkan gula atau garam sesuai tingkat kegaulan.
7. Kalau rasanya sudah gaul, bungkus adonan dengan daun pisang. Takarannya juga sesuai tingkat kegaulan ya. Kalau yang ini pakai sendok juga nggak papa. Hehee
8. Masukkan adonan yang sudah dibungkus daun pisang ke dalam dandang, tatalah serapi mungkin. Tujuannya simple, biar ntar matengnya juga rata. *sok tau
9. Kalau dandang sudah full of lemet, masak pada api size M. Medium ya, nggak besar nggak kecil. Masak kira-kira sampai setengah jam. Pokoknya kalau udah kerasa bau wangi, itu tanda-tanda kematangan.
10. Hidangkan. Rasakan sensasinya makan lemet panas-panas. Hahahaa

Ardi: Niki Sae!
Beklah, kapan-kapan mau bikin jajanan yang lebih gaul lagi ah.
Ntar kalau berhasil bakal aku share lagi kok, kalau enggak.. yaudah tetep dimakan
Oke, selamat mencoba resep lemet dari aku xixixi. Dijamin bakal nggak ketagihan!
Kalau lemet situ nggak enak jangan salahkan aku, salahkan rumput yang bergoyang -_-

Sekian.
Dari yang mendadak pengen jadi koki cantik,
Arum Karunianti








No comments:

Post a Comment