Apa Efek Besar Kecilnya DP Waktu Beli Apartemen?

besar kecil DP apartemen

November, 30 2017
Beli apartemen, bagi saya sampai saat ini kalau ada temen seumuran atau orang yang bisa beli unit apartemen secara cash merupakan sebuah pencapaian luar biasa. Tau kan alasannya kenapa? Yup, itu. Ehm, kira-kira harus punya pendapatan per bulan berapa ya biar bisa beli apartemen tunai?

Nggak mau ngebayangin ah, nggak perlu susah-susah karena sekarang beli apartemen bisa dicicil. Sehubungan dengan itu, saya mau bahas pengaruh besar kecilnya DP (down payment) terhadap pembelian apartemen. Teorinya, tujuan adanya DP itu bagi pihak penjual adalah sebagai tanda bukti kalau si pembeli sah mau ngebeli. Bagi pihak pembeli, DP ini tentunya meringankan proses transaksi.

Apa efek besar kecilnya DP waktu beli apartemen?
1. Kalau DP besar
sebenernya cukup dilogika sih ya, kalau DP besar ya berarti nanti-nantinya jangka waktu pelunasan bakal lebih pendek atau bakal lebih kecil cicilannya. DP besar boleh dilakukan asalkan kamu mampu.
2. Kalau DP kecil
kalau belum cukup mampu, ya bayar pakai DP kecil aja. DP kecil bakal meringankan langkah awal buat memiliki apartemen meskipun nantinya nyicilnya bakal lama dan mungkin jumlahnya kalau ditotal bakal lebih besar.

Trus, mana yang paling baik?
Pilihan bijaknya adalah back to kemampuan. Beli apartemen alias beli barang properti butuh keputusan yang cukup matang, nggak bisa disamain sama keputusan beli permen. Buat menentukan DP, pertimbangkan biaya nggak terduga yang mungkin bakal kamu hadapi nantinya.

Hm, itu aja kali ya. Kalau kurang puas sama penjelasan saya di sini kamu bisa read original article >>
Sekian, have a nice day!

No comments:

Post a Comment