Makan Bron Chips Bisa Bikin Sedih?

keripik brownies bron chips

Kamis siang ini terbuat dari gerimis dan diam. Padahal, tadinya lagi enak-enakan ngunyah keripik brownies punya Bron Chips. Bron Chips, saya baru kenal sama camilan ini pas malem-malem keluar kandang kosan. Nggak sengaja tolah-toleh ngelihatin rumah tetangga sekitar. Nah loh. Padahal udah hampir enam bulan ngekos. Tapi saya baru ngeh kalau tetanggaan sama home industry-nya Bron Chips. 

Segera browsing tentang Bron Chips, pas nemu hasil kalau ini termasuk camilan lokal, buru-buru masukin Bron Chips di my own list article task timeline. Penginnya review Bron Chips agak panjangan di blog kece ini sih. Tapi, coba baca lagi kalimat pembuka saya.


Gerimis dan diam?

Yup, gara-gara nggak tahu kenapa playlist Youtube di Kamis siang ini, tiba-tiba muterin ini:


Crawling to my own previous blog, and found this:

kangen papa

Makan Bron Chips nggak bikin sedih. Tiba-tiba sedih bukan karena Bron Chips. Sedih itu hati yang ngatur. Sedih itu bisa dipicu pakai situasi, kondisi, tapi yang memutuskan diri mau sedih apa nggak, ya hati. Tulisan ini sedikit elegi ya? Yah, maaf deh...

الَلهُمَّ اكْتُبْهُ عِنْدَكَ ِفي اُلمحِسنِينِ وِاجْعَلْ ِكتابَهُ ِفي ِعلّيِّين,وَاْخلُفْهُ في أَهْلِهِ في الغَابِرين,وَلا تحَرِْمْنا أَجْرَهُ وَلاَ تَفْتِنَّا بَعْدَهُ

Ya Allah, tulislah dia (yang meninggal dunia) termasuk golongan orang-orang yang berbuat kebaikan di sisi Engkau dan jadikanlah tulisannya itu dalam tungkatan yang tinggi serta gantilah ahlinya dengan golongan orang-orang yang pergi dengan ketaatan PadaMu.

It's been 7 years already. I miss you, Pa.

No comments:

Post a Comment